Gunung Marapi menjulang tinggi
Indah tampaknya dari Jam Gadang
Inilah budaya di Bukittinggi
Adat Kurai yang gemilang
Pakaian adat mewah dipandang
Bermanik-manik silaukan mata
Kearifan leluhur terus dikenang
Menjadi cerita yang penuh cinta
Kota wisata berawan cerah
Ngarai Sianok menawan hati,
Nagari Kurai memanglah indah
Orangnya ramah dan baik hati
Pasar Atas ramai pengunjung
Beragam kerajinan banyak dijual
Adat Kurai mari dijunjung
Sebagai simbol kearifan lokal.
Bukittinggi alam nan indah
Randai dan tambua tumbuh subur
Tradisi Kurai tidak akan punah
Warisan budaya yang tak akan luntur.
Jam Gadang berdiri megah
Menjulang tinggi beratap gonjong
Bukittinggi kota yang ramah
Warganya sopan tidaklah sombong
Rendang pedas ciri khas Minang
Makanan wajib di setiap pesta
Jika berkunjung ke Jam Gadang
Janganlah lupakan cinderamata
Ke pasar atas membeli sanjai
Tersedia berbagai aneka rasa
Mari lestarikan Adat Kurai
Budaya lokal identitas bangsa
*) Teks pantun karya Dilla, S.Pd., ini mendapatkan Juara 1 pada Lomba Menulis Pantun MGMP Bahasa Indonesia Sumatera Barat Tahun 2024.
Citation is loading...
14 comments
Pantunnya keren banget! Awalnya saya kurang paham karena saya bukan orang Minang, tapi setelah baca dan cari tahu, saya jadi tahu sedikit-sedikit tentang arti katanya. Ternyata gonjong itu bentuk atap rumah adat Minang yang runcing ke atas. Dari pantun ini saya jadi tahu kalau Bukittinggi punya budaya yang indah dan patut dilestarikan.
Pantun ini sangat keren sekali. Bahasa yang digunakan sederhana mudah untuk dipahami. Saya sangat suka dengan gaya penulisannya karna menjelaskan tetang keindahan alam yang ada di Bukittingi, budaya, dan kuliner yang ada di Bukittinggi. Pantun ini memberikan pesan untuk menjaga kearifan lokalnnya yang kuat. Pantun ini juga sangat edukatif dan membuat kita jadi ingin mengunjungi Kota Bukittinggi.
Pantun nya sangat bagus, mengangkat tema tentang Bukittinggi yang kaya dengan kearifan lokalnya, semoga warisan budaya Bukittinggi akan selalu terjaga selamanya.
Wah Menurut saya pantun ini sangat bagus, dimana isinya berupa sanjungan indah untuk Bukittinggi, menonjolkan keindahan alamnya (Gunung Marapi, Ngarai Sianok, Jam Gadang) dan kekayaan Adat Kurai. Intinya adalah mengajak untuk melestarikan budaya Kurai yang menjadi warisan leluhur dan identitas bangsa, tercermin dari pakaian adat, kesenian (Randai, Tambua), kuliner (Rendang, sanjai), serta keramahan dan kesopanan warganya
Pantunnya sangat detail, ringkas dan juga lengkap penjelasan tentang keunikan serta kearifan lokal yang ada di Bukittinggi. Saya suka bagiamana penulis menggambarkan Bukittinggi sebagai kota wisata yang indah dan selalu ramai pengunjung. Hal ini membuktikan akan kekayaan dan kebanggaan masyarakatnya dalam menjunjung tinggi adat istiadat budayanya.
Pantun yang bagus dan menarik untuk dibaca. Terlebih saya yang oraang Minang. bangga membaca pantun yang berisi kearifan lokal, dan keindahan alam Bukittinggi
Puisi ini menyampaikan kebanggaan terhadap budaya Kurai dengan bahasa yang sederhana tetapi penuh rasa cinta terhadap daerahnya. Setiap bait menghadirkan suasana Bukittinggi yang hangat, indah, dan kaya tradisi sehingga kita seolah diajak berjalan-jalan menikmati pesona kotanya. Selain itu, penyair juga memberikan pesan kuat bahwa adat dan budaya lokal tidak hanya menjadi warisan, tetapi juga identitas yang perlu dirawat bersama. Gambaran tentang Jam Gadang, kerajinan, hingga kuliner khas membuat puisi terasa hidup dan sangat mencerminkan karakter Minangkabau. Secara keseluruhan, puisi ini memberikan kesan positif sekaligus ajakan untuk tetap bangga dan menjaga budaya Kurai agar tidak hilang oleh waktu.
Pantun tersebut sangat bagut yang isinya menceritakan tentang budaya Bukittinggi yang sering dijadikan tempat wisata.
Menurut saya puisi ini sangat bermotifasi bagi kita semua, dimana kita dapat lebih bangga terhadap budaya bukittiggi ,puisi itu menggambarkan Bukittinggi sebagai kota yang sangat indah, penuh budaya, dan punya ciri khas yang sangat kuat. Setiap bagiannya nunjukkin kalau Adat Kurai itu benar-benar dijaga dan dihargai sama masyarakatnya. Tempat-tempat seperti Jam Gadang, Ngarai Sianok, sampai Pasar Atas juga bikin suasana kota jadi hidup dan menarik. Selain itu, tradisi dan makanannya juga ikut membuat Bukittinggi makin dikenal. Intinya, teks ini nunjukkin kalau Bukittinggi punya pesona alam, budaya, dan kearifan lokal yang patut dibanggakan.)
Makasih kakak atas apresiasinya
Pantun yang baguss saya suka dengan menceritakan tentang keindahan lokal bukit tinggi
Pantun ini terasa hangat karena berhasil menggambarkan Bukittinggi bukan hanya dari keindahan alamnya, tetapi juga dari tradisi Kurai yang masih dijunjung tinggi dan tidak akan pernah punah.Setiap baitnya membawa suasana Minangkabau yang hidup mulai dari keramaian Pasar Atas sampai megahnya Jam Gadang. Penyebutan makanan, adat, dan kesenian membuat pembaca seakan diajak berjalan langsung ke kota itu. Rasa cintanya terhadap budaya lokal juga sangat jelas, seakan ingin memastikan tradisi Kurai tetap dikenal dan dihargai. Secara keseluruhan, pantun ini menjadi pengingat bahwa budaya lokal adalah identitas yang harus dijaga bersama.
Puisi ini nunjukin keindahan Bukittinggi dan Adat Kurai dengan jelas. Tiap bait punya suasana sendiri, dari alamnya sampai keramaian kota. Penyair keliatan cinta banget sama budaya lokal dan ngajak pembaca buat ikut ngejaga tradisinya. Bahasanya simpel, ngalir, dan enak dibaca.
Pantun ini berhasil menampilkan keindahan alam dan kekayaan budaya Bukittinggi dengan sangat jelas. Setiap bait menggambarkan tradisi, adat, dan keramahan masyarakat Kurai sehingga pembaca merasakan suasana khas Minangkabau. Pesan untuk menjaga dan melestarikan budaya juga tersampaikan dengan kuat. Secara keseluruhan, pantun ini indah, informatif, dan penuh nilai kearifan lokal.