Lembayung di Ujung Rindu
Lembayung di Ujung Rindu

Lembayung di Ujung Rindu

0 Shares
0
0
0
Lembayung di ujung rindu
Nyatanya tak seelok swastamita di ceruk cakrawala
Tapi juga tidak seburuk candramawa di kotoran cicak yang jatuh di kepalamu
Mungkin serupa arunika yang lenyap ditutupi redum

Lantas bagaimana dengan eunoia tentang asmaraloka anak remaja?
Sanubarimu berbisik "asmara itu nirmala nan adiwarna"
Aku tahu kau terlena mangata yang ternyata fatamorgana
Sebelum akhirnya kau terbelenggu gamang akan asmara yang efemeral

Aku bilang sudahi saja
Mungkin pilau asmaramu tidak berlabuh di dermaga yang tepat
Atau dia yang kau puja tidak punya nuraga
Sedang kalbumu dijejali lara akan kandasnya asmara

Lembayung di ujung rindu
Akankah kau tetap bertahan dengan selaksa kepelikan asmaraloka?
Atau kau akan taklif pada derai yang dijatuhkan sang bumantara
Akan ada lembayung dengan baswara nan kirana untuk pilihan yang kedua.

Siniar Audio

Citation is loading...

Latih Pemahaman Membaca

Uji pemahaman Anda tentang artikel ini dengan menjawab beberapa pertanyaan interaktif yang dirancang khusus oleh AI kami.

Mulai Latihan Sekarang →
29 comments
  1. Nama:Septiyan Fadilah Akbat
    Nim:24136133
    BI-NS-0970
    Nua:49

    Puisi nya sangat bagus sekali kak

    1. Nama : Shinta Oktora Ramadhani
      NIM : 24136110
      BI-NS-0970 NUA 47
      Puisi nya bagus sekali kak

    2. Puisi ini memukau saya dengan kekayaan kosakata puitiknya yang jarang ditemukan dalam puisi modern. Penggunaan kata-kata seperti eunoia, asmaraloka, nirmala, efemeral, dan bumantara menciptakan keindahan bahasa yang sekaligus menantang pembaca untuk menyelami maknanya lebih dalam. Saya mengagumi kemampuan penyair dalam mengemas tema asmara remaja yang umum menjadi karya yang terasa istimewa dan berkelas. Pesan intinya pun sangat relevan bagi anak muda: tidak perlu terpenjara oleh asmara yang tidak terbalas, karena selalu ada kemungkinan yang lebih indah jika kita berani melangkah maju. Puisi ini adalah pengingat bahwa cinta sejati seharusnya membawa ketenangan, bukan kegamangan.

  2. Nama: ReyshaLiva arianshi
    Nim: 24042378
    BI-NS 0970 NUA 29
    “PUISI NYA SANGAT BAGUS TERUS BERKARYA”

  3. Nama : Fefinta dwi erianti
    NIM : 24042366
    BI-NS-0970 NUA 22
    “Puisi nya indah sekali sangat menyentuh hati,terus berkarya ya kak”

  4. Nama : Fefinta Dwi Erianti
    Nim : 24042366
    BI-NS-0970 NUA 22
    Izin menanggapi Puisi ini sangat menyentuh Penggambaran lembayung sebagai simbol harapan di tengah kerinduan bikin saya merenung. Saya suka bagaimana penulis menangkap kompleksitas cinta dari keindahan hingga kekecewaan. Pesan tentang pentingnya mencari cinta yang tulus di tengah kebingungan asmara terasa sangat relevan, terutama untuk kaum muda. Keren banget.

  5. Cristina S Simarmata
    NIM : 25016016
    Puisi ini sangat menakjubkan karena penggunaan kata yang kaya dan penuh makna, menggambarkan keindahan serta rasa sakit dalam cinta. Penulis berhasil menciptakan suasana yang murung dengan bahasa yang indah dan dalam. Setiap baris puisi mengandung perasaan yang memicu emosi pembaca, terutama bagi mereka yang pernah mengalami kehilangan cinta. Struktur puisi ini alurannya lembut, menggabungkan keindahan suara dengan makna yang dalam. Secara keseluruhan, puisi ini menyampaikan pesan bahwa cinta sejati bukan hanya tentang memiliki, tapi juga tentang keikhlasan melepaskan.

  6. Menurut saya, puisi ini memiliki pilihan kata yang indah walaupun ada beberapa kata yang sulit dipahami. Tema tentang cinta dan rasa kecewa juga terasa dekat dengan kehidupan remaja, jadi isi puisinya masih mudah dimengerti secara umum. Saya suka bagaimana penulis menggambarkan perasaan sedih dan bingung melalui bahasa kiasan yang puitis. Selain itu, bagian akhir puisinya juga memberi kesan bahwa seseorang tetap bisa menemukan harapan baru walaupun pernah mengalami patah hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *