Aku tidak jatuh cinta,
sungguh, aku tidak jatuh lalu cinta.
Aku hanya diam,
lalu menyadari sesuatu.
Rasa yang meraup dadaku,
tiba-tiba menenggelamkan akalku.
Entah bagaimana aku menyangkalnya,
semakin lama semakin sakit rasanya.
Aku tak terbiasa dengan buaian manismu,
aku tak terbiasa dengan pujian palsumu.
Aku gadis polos yang percaya,
pada hampir seluruh perkataanmu.
Tuan, terdengar seperti lelucon bagimu,
perkara rasa kau anggap permainan.
Namun bagiku,
ucapanmu menjelma kejelasan.
Bagaimana mungkin aku menjadi istimewa?
Dalam sehari, gadis impianmu.
Dalam sehari, pendampingmu.
Dalam sehari, titik terakhirmu.
Tuan, kau menjadikanku sesuatu,
kau memberiku sesuatu,
sesuatu yang bahkan tak kupahami,
entah cinta,
atau hanya kata-kata merdu.
Citation is loading...
1 comment
Laki-laki memang suka memberikan harapan palsu dan menggantungkan perasaan perempuan. Laki-laki sangat gemar mempermainkan perasaan perempuan, semuanya mereka anggap hanya untuk sebuah kepuasan hiburan semata. Tak ada kejelasan sedikit pun.